0 3 min 17 jam

Komitmen bersama dalam mendukung kemajuan pendidikan bagi generasi masa depan bangsa ditunjukkan melalui kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Madiun yang dibuka secara langsung oleh Bupati Madiun Bupati Madiun Bapak H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak. Jumat (31/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kadister Lanud Iswahjudi Kolonel Tek Ricki Amades, S.E., turut hadir bersama jajaran Forkopimda dan para pejabat terkait sebagai wujud sinergitas dalam mendukung program pendidikan.

Kegiatan MPLS tersebut menjadi momentum penting bagi para calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Madiun untuk memulai perjalanan baru dalam dunia pendidikan. Dalam sambutannya, Bupati Madiun menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Madiun untuk menyelenggarakan Sekolah Rakyat Terintegrasi. Amanah tersebut, menurutnya, akan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Mengusung tema “Menanam Harapan, Menumbuhkan Masa Depan Melalui Sekolah Rakyat”, kegiatan ini menegaskan komitmen untuk memberikan kesempatan pendidikan yang layak bagi setiap anak tanpa memandang kondisi ekonomi.

“Sekolah Rakyat bukan hanya sekadar membangun ruang belajar, tetapi juga menjadi upaya membangun masa depan anak-anak bangsa agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, sehat, mandiri, dan berakhlak mulia,” jelasnya.

Kepada para siswa, Bupati Madiun berpesan agar memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya melalui semangat belajar, disiplin, kejujuran, tanggung jawab, serta saling menghargai. Menurutnya, keberhasilan bukan ditentukan oleh latar belakang seseorang, melainkan oleh kemauan untuk terus belajar, bekerja keras, dan pantang menyerah.

Melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Madiun, Bupati Madiun berharap lahir generasi penerus yang memiliki karakter kuat dan mampu meraih cita-cita, sesuai dengan Semangat Satria Bersahaja, yaitu generasi yang santun, tangguh, religius, berintegrasi, adaptif, berkarakter, berprestasi, sehat, harmonis, jujur, dan amanah.

Sinergitas seluruh unsur, termasuk pemerintah, keluarga, masyarakat, dan berbagai pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu menumbuhkan harapan serta membuka masa depan yang lebih baik bagi anak-anak bangsa.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *