0 2 min 7 bulan

Lanud Iswahjudi — Dalam rangka mendukung pelaksanaan latihan Mission Oriented Training (MOT) TA. 2025, sebanyak sembilan pesawat tempur jenis F-16 Fighting Falcon dan T-50i Golden Eagle melaksanakan kegiatan Hot Pit Refuelling di Main Apron Lanud Iswahjudi.

Kegiatan Hot Pit Refueling ini merupakan salah satu bentuk penerapan prosedur operasi cepat di lapangan yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapan tempur, efisiensi waktu, serta kemampuan turn around pesawat tempur dalam melaksanakan misi penerbangan. Dengan metode ini, pesawat dapat melakukan pengisian bahan bakar tanpa mematikan mesin, sehingga mempersingkat waktu persiapan sebelum kembali melaksanakan misi berikutnya.

Sebanyak sembilan pesawat tempur yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Pelaksanaan dilakukan secara bergelombang sesuai jadwal yang telah ditentukan, dengan pengawasan ketat dari unsur teknis dan keselamatan penerbangan.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, dikerahkan sejumlah unsur pendukung operasi, antara lain 4 unit truk tangki Avtur, 2 unit mobil PK, 1 unit mobil ambulance, 1 unit mobil rescue, mobil safety dari Skadron Udara 14, Skadron Udara 15, dan Skadron Udara 3 masing-masing satu unit, serta 2 unit mobil towing. Seluruh unsur pendukung dan personel ground crew bekerja secara sinergis memastikan setiap tahapan berjalan sesuai dengan prosedur keselamatan yang berlaku.

Kegiatan ini menjadi bagian integral dari latihan Mission Oriented Training (MOT) TA 2025, yang bertujuan membentuk kemampuan satuan udara dalam melaksanakan misi tempur secara efektif, efisien, dan sesuai prosedur operasi standar TNI Angkatan Udara. Melalui pelaksanaan Hot Pit Refueling ini, Lanud Iswahjudi menunjukkan profesionalisme serta kesiapan unsur penerbangan dan pendukung dalam menjaga kesiapsiagaan operasional udara.

Secara keseluruhan, pelaksanaan Hot Pit Refueling dalam rangka latihan Mission Oriented Training (MOT) TA 2025 di Lanud Iswahjudi berlangsung aman, tertib, dan sukses, mencerminkan tingginya disiplin, koordinasi, serta kemampuan teknis seluruh personel dalam mendukung keberhasilan misi latihan dan kesiapan operasi udara TNI Angkatan Udara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latih Kesiapsiagaan dan Tingkatkan Keterampilan, Lanud Iswahjudi Gelar Pelatihan Pendirian Tenda dan MCK Darurat Melatih kesiapsiagaan dan meningkatkan keterampilan personel, Lanud Iswahjudi menggelar pelatihan pendirian tenda dan pembuatan tempat Mandi, Cuci, Kakus (MCK) darurat di Kantor Dinas Teritorial Lanud Iswahjudi, Madiun. Kamis (21/5/2026). Pada kesempatan ini, Kadister Lanud Iswahjudi Kolonel Tek Ricki Amades, S.E., yang diwakili Kasitahwildirga Lanud Iswahjudi Letkol Adm M. Teguh, S.E., menjelaskan bahwa karakteristik geografis Indonesia, khususnya Jawa Timur menuntut personel TNI Angkatan Udara, khususnya Lanud Iswahjudi untuk siap sedia menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi, di mana kecepatan dan ketepatan dalam memberikan bantuan. Salah satu hal sederhana namun berdampak, menurutnya adalah keberadaan tenda dan MCK darurat menjadi hal penting dalam membantu masyarakat apabila terjadi bencana alam atau keadaan darurat lainnya. “Tenda untuk tempat tinggal darurat dan MCK sebagai fasilitas sanitasi dasar dapat digunakan untuk keperluan membersihkan diri,” jelasnya. Untuk itu, lanjutnya, selama dua hari pelatihan diharapkan seluruh peserta yang terdiri dari personel Lanud Iswahjudi, Insub, dan Pramuka Saka Dirgantara Lanud Iswahjudi dapat mengikuti dengan penuh rasa tanggung jawab memahami materi yang disampaikan oleh staf Sathanlan Lanud Iswahjudi, dan jangan ragu untuk bertanya karena materi yang disampaikan sangaterguna untuk bekal masa depan dan bermanfaat bagi banyak orang

2 min 1 minggu