0 2 min 4 bulan

JAKARTA, LANUD ISWAHJUDI. Danlanud Lanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, M.S., M.Han., menghadiri Rapat Koordinasi Bidang Operasi (Rakorops) TNI Angkatan Udara di GSG Suharnoko Harbani, Mabesau, Cilangkap, Jakarta. Rabu (28/1/2026).

Mengangkat tema “Tantangan Modernisasi Alpalhankam, Teknologi Informasi, Keamanan Siber dan Ruang Angkasa Dalam Rangka Operasi Udara Di Era Digital Guna Mewujudkan TNI AU Yang AMPUH”, rapat ini dipimpin langsung Asops Kasau Marsda TNI Suliono, S.Sos.

Pada kesempatan ini, Asosp Kasau menekankan modern Alpalhankam harus berjalan seiring penguatan sisten C4ISR, penerapan network centric operation, pengembangan decision support system, serta peningkatan kemampuan satuan siber.

Melalui Rakorops ini, diharapkan menghasilkan kesepahaman dan rekomendasi strategis dalam menghadapi tantangan operasi udara guna mewujudkan TNI AU yang AMPUH.

Rakorops ini menghadirkan Narasumber diantaranya Rektor Universitas Pradita Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A., Dosen Prodi Perang Asimetrik Unhan Dr. Yono Reksoprodjo, D.I.C., Kadiskumau, Dansatsiberau, Dirlat Kodiklatau, dan Paban I Ren/ Sopsau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latih Kesiapsiagaan dan Tingkatkan Keterampilan, Lanud Iswahjudi Gelar Pelatihan Pendirian Tenda dan MCK Darurat Melatih kesiapsiagaan dan meningkatkan keterampilan personel, Lanud Iswahjudi menggelar pelatihan pendirian tenda dan pembuatan tempat Mandi, Cuci, Kakus (MCK) darurat di Kantor Dinas Teritorial Lanud Iswahjudi, Madiun. Kamis (21/5/2026). Pada kesempatan ini, Kadister Lanud Iswahjudi Kolonel Tek Ricki Amades, S.E., yang diwakili Kasitahwildirga Lanud Iswahjudi Letkol Adm M. Teguh, S.E., menjelaskan bahwa karakteristik geografis Indonesia, khususnya Jawa Timur menuntut personel TNI Angkatan Udara, khususnya Lanud Iswahjudi untuk siap sedia menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi, di mana kecepatan dan ketepatan dalam memberikan bantuan. Salah satu hal sederhana namun berdampak, menurutnya adalah keberadaan tenda dan MCK darurat menjadi hal penting dalam membantu masyarakat apabila terjadi bencana alam atau keadaan darurat lainnya. “Tenda untuk tempat tinggal darurat dan MCK sebagai fasilitas sanitasi dasar dapat digunakan untuk keperluan membersihkan diri,” jelasnya. Untuk itu, lanjutnya, selama dua hari pelatihan diharapkan seluruh peserta yang terdiri dari personel Lanud Iswahjudi, Insub, dan Pramuka Saka Dirgantara Lanud Iswahjudi dapat mengikuti dengan penuh rasa tanggung jawab memahami materi yang disampaikan oleh staf Sathanlan Lanud Iswahjudi, dan jangan ragu untuk bertanya karena materi yang disampaikan sangaterguna untuk bekal masa depan dan bermanfaat bagi banyak orang

2 min 2 minggu