0 2 min 5 jam

MADIUN, LANUD ISWAHJUDI. Nilai luhur Pancasila sebagai ideologi bangsa bukan hanya alat pemersatu untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi fondasi terciptanya perdamaian dunia.

Demikian sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI) Bapak Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, MA., Ph.D., yang dibacakan Dangrup 3 Tempur Marsma TNI David Yohan Tamboto, S.Sos., pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang turut dihadiri Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, M.S., M.Han., beserta para pejabat dan personel Lanud Iswahjudi dan Insub di Lapangan Dirgantara Lanud Iswahjudi, Madiun. Senin (1/6/2026).

“Pancasila adalah bintang penuntun bangsa Indonesia”, tegas Kepala BPIP RI. Menurutnya, di tengah ketidakpastian global dan ancaman fragmentasi, keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik tetap disatukan oleh ikatan kebangsaan. Pancasila juga menjadi jangkar moral dalam menghadapi dinamika geopolitik dan disrupsi teknologi, menunjukkan ketangguhan bangsa dalam menjaga persatuan dan keutuhan negara.

Tidak hanya berperan dalam kehidupan berbangsa, lanjutnya, Indonesia juga terus menunjukkan kontribusi nyata dalam menjaga ketertiban dunia sesuai amanat UUD 1945. Nilai musyawarah, kemanusiaan, dan keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila menjadi landasan diplomasi Indonesia di tingkat internasional. Melalui peran aktif dalam mediasi konflik regional dan keterlibatan pasukan perdamaian di bawah PBB, Indonesia terus menyuarakan pentingnya perdamaian dan keadilan bagi seluruh umat manusia.

“Peringatan ini menjadi momentum untuk mengajak generasi muda agar menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya dimana kemajuan ekonomi dan teknologi dinilai harus tetap berjalan seiring dengan penguatan moral dan karakter bangsa. Oleh sebab itu, generasi muda diharapkan mampu menjaga nilai toleransi, persatuan, serta semangat gotong royong sebagai identitas bangsa Indonesia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latih Kesiapsiagaan dan Tingkatkan Keterampilan, Lanud Iswahjudi Gelar Pelatihan Pendirian Tenda dan MCK Darurat Melatih kesiapsiagaan dan meningkatkan keterampilan personel, Lanud Iswahjudi menggelar pelatihan pendirian tenda dan pembuatan tempat Mandi, Cuci, Kakus (MCK) darurat di Kantor Dinas Teritorial Lanud Iswahjudi, Madiun. Kamis (21/5/2026). Pada kesempatan ini, Kadister Lanud Iswahjudi Kolonel Tek Ricki Amades, S.E., yang diwakili Kasitahwildirga Lanud Iswahjudi Letkol Adm M. Teguh, S.E., menjelaskan bahwa karakteristik geografis Indonesia, khususnya Jawa Timur menuntut personel TNI Angkatan Udara, khususnya Lanud Iswahjudi untuk siap sedia menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi, di mana kecepatan dan ketepatan dalam memberikan bantuan. Salah satu hal sederhana namun berdampak, menurutnya adalah keberadaan tenda dan MCK darurat menjadi hal penting dalam membantu masyarakat apabila terjadi bencana alam atau keadaan darurat lainnya. “Tenda untuk tempat tinggal darurat dan MCK sebagai fasilitas sanitasi dasar dapat digunakan untuk keperluan membersihkan diri,” jelasnya. Untuk itu, lanjutnya, selama dua hari pelatihan diharapkan seluruh peserta yang terdiri dari personel Lanud Iswahjudi, Insub, dan Pramuka Saka Dirgantara Lanud Iswahjudi dapat mengikuti dengan penuh rasa tanggung jawab memahami materi yang disampaikan oleh staf Sathanlan Lanud Iswahjudi, dan jangan ragu untuk bertanya karena materi yang disampaikan sangaterguna untuk bekal masa depan dan bermanfaat bagi banyak orang

2 min 2 minggu