0 2 min 3 bulan

MADIUN, LANUD ISWAHJUDI. Momentum Hari Raya Idul Fitri mengingatkan seluruh umat manusia untuk kembali kepada fitrah, kembali kepada hati yang bersih, niat yang lebih lurus, dan menjalin hubungan yang lebih baik kepada Allah SWT maupun sesama manusia.

Demikian yang disampaikan Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, M.S., M.Han., sebelum Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Masjid Al Ukhuwwah Lanud Iswahjudi, Madiun. Sabtu (21/3/2026).

Selama satu bulan, lanjutnya, Bulan Ramadhan melatih untuk menahan diri, menjadi lebih sabar, lebih peka terhadap sesama dan tanpa disadari mengajarkan umat Islam untuk mengendalikan diri dan membersihkan hati. “Yang kita rasakan bukan hanya lapar dan dahaga, tetapi juga membentuk hati yang lebih tenang, lebih lembut, dan lebih mudah bersyukur. Itulah makna Ramadhan yang sesungguhnya,” jelasnya.

Dalam kehidupan sehari-hari, Danlanud Iswahjudi mengatakan selalu ada ruang untuk salah dan khilaf, sehingga inilah saat yang indah untuk saling membuka hati, Memaafkan, dan memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang.

“Lingkungan Lanud Iswahjudi adalah rumah kita bersama, disinilah kita hidup berdampingan, membangun Kebersamaan, dan membesarkan keluarga,” katanya seraya mengajak untuk tetap menanamkan nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari.

Hari Raya Idul Fitri, lanjutnya, merupakan awal yang baik bagi semuanya untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih dekat kepada Allah SWT.

Pada kesempatan ini, Bapak KH. Ahmad Sonhaji, M.Si., yang menjadi imam dan khotib Shalat Idul Fitri. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat selama kegiatan berlangsung, yang diakhiri dengan saling bersalam-salaman dan bermaaf-maafan.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latih Kesiapsiagaan dan Tingkatkan Keterampilan, Lanud Iswahjudi Gelar Pelatihan Pendirian Tenda dan MCK Darurat Melatih kesiapsiagaan dan meningkatkan keterampilan personel, Lanud Iswahjudi menggelar pelatihan pendirian tenda dan pembuatan tempat Mandi, Cuci, Kakus (MCK) darurat di Kantor Dinas Teritorial Lanud Iswahjudi, Madiun. Kamis (21/5/2026). Pada kesempatan ini, Kadister Lanud Iswahjudi Kolonel Tek Ricki Amades, S.E., yang diwakili Kasitahwildirga Lanud Iswahjudi Letkol Adm M. Teguh, S.E., menjelaskan bahwa karakteristik geografis Indonesia, khususnya Jawa Timur menuntut personel TNI Angkatan Udara, khususnya Lanud Iswahjudi untuk siap sedia menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi, di mana kecepatan dan ketepatan dalam memberikan bantuan. Salah satu hal sederhana namun berdampak, menurutnya adalah keberadaan tenda dan MCK darurat menjadi hal penting dalam membantu masyarakat apabila terjadi bencana alam atau keadaan darurat lainnya. “Tenda untuk tempat tinggal darurat dan MCK sebagai fasilitas sanitasi dasar dapat digunakan untuk keperluan membersihkan diri,” jelasnya. Untuk itu, lanjutnya, selama dua hari pelatihan diharapkan seluruh peserta yang terdiri dari personel Lanud Iswahjudi, Insub, dan Pramuka Saka Dirgantara Lanud Iswahjudi dapat mengikuti dengan penuh rasa tanggung jawab memahami materi yang disampaikan oleh staf Sathanlan Lanud Iswahjudi, dan jangan ragu untuk bertanya karena materi yang disampaikan sangaterguna untuk bekal masa depan dan bermanfaat bagi banyak orang

2 min 2 minggu