Lanud Iswahjudi (07-11-2025). Pada hari ini Kamis (30/10/2025), Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Iswahjudi menyelenggarakan latihan Defensive Surface Attack Training (DSAT) yaitu latihan serangan permukaan defensif , latihan tempur udara yang berfokus pada kemampuan pesawat menyerang sasaran di permukaan (ground target) dalam situasi bertahan dari ancaman lawan. Latihan ini dalam rangka Mission Oriented Training (MOT) Tahun 2025 dengan hasil yang memuaskan dan sukses. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB dan melibatkan 12 sorty pesawat tempur, terdiri atas F-16 Fighting Falcon dari Skadron 3, dan Skadron 14, Golden Eagle T-50i dari Skadron 15, serta Sukhoi Su-27/30 dari Skadron Udara 11 yang berbasis di Makassar.
Latihan mencakup simulasi misi tempur udara terpadu, meliputi manuver taktis, serangan udara ke darat (air-to-ground strike), dan intersepsi berkecepatan tinggi di wilayah latihan udara Lanud Iswahjudi. Seluruh penerbangan dilaksanakan sesuai prosedur operasional standar (SOP) tanpa kendala teknis maupun keselamatan.
Komandan Lanud Iswahjudi, Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, M.S., M.Han., menyampaikan bahwa latihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan TNI Angkatan Udara untuk meningkatkan profesionalisme prajurit serta kesiapan operasional satuan udara. Dan prioritas utama tetap pada keselamatan penerbangan serta efektivitas misi sesuai doktrin pertahanan udara nasional.
Latihan MOT Tahun 2025 yang dibuka secara resmi oleh Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas), Marsdya TNI Minggit Tribowo, S.IP. pada 25 Oktober 2025, akan berlangsung hingga 6 November 2025. Fase latihan dilaksanakan pada siang dan malam, guna melengkapi spektrum operasi siang- malam dalam rangka penguatan kemampuan pertahanan udara Republik Indonesia.

