0 2 min 3 bulan

Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, M.S., M.Han., menghadiri acara Penutupan Latihan Kilat ABCD Tahun 2026 yang ditutup Pangkosek IV Marsma TNI Ardi Syahri, S.T., M.M., M.MA., mewakili Pangkoopsau Marsda TNI Djoko Hadipurwanto, S.E., M.M., di Fox 3 Gedung ACMI Lanud Iswahjudi, Madiun. Rabu (4/3/2026).

Dalam sambutan Pangkoopsau yang dibacakan Pangkosek IV menyampaikan apresiasi kepada para peserta, penyelenggara, dan seluruh pihak yang terlibat dalam latihan telah mencurahkan segala daya, tenaga, dan pikiran untuk mencapai sasaran yang telah direncanakan.

Melalui dinamika latihan, lanjutnya, dapat mengetahui dan memahami pentingnya koordinasi serta chemistry antara Perwira GCI/FC dengan penerbang tempur dalam mengaplikasikan prosedur, taktik, dan teknik intersepsi dalam pertempuran udara.

“Meskipun telah sesuai sasaran yang diharapkan, saya minta jangan merasa puas, teruslah mengevaluasi diri untuk meningkatkan profesionalisme,” ujarnya seraya mengingatkan tugas ke depan akan terus berkembang, maka kewajiban untuk belajar dan berlatih terus dilakukan termasuk meng-update pengetahuan serta keterampilan.

“Jalin terus komunikasi dan koordinasi untuk meningkatkan interoperability,” ujarnya. Acara penutupan Latihan Kilat ABCD ini ditandai dengan penanggalan tanda latihan pada perwakilan peserta oleh Pangkosek IV.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latih Kesiapsiagaan dan Tingkatkan Keterampilan, Lanud Iswahjudi Gelar Pelatihan Pendirian Tenda dan MCK Darurat Melatih kesiapsiagaan dan meningkatkan keterampilan personel, Lanud Iswahjudi menggelar pelatihan pendirian tenda dan pembuatan tempat Mandi, Cuci, Kakus (MCK) darurat di Kantor Dinas Teritorial Lanud Iswahjudi, Madiun. Kamis (21/5/2026). Pada kesempatan ini, Kadister Lanud Iswahjudi Kolonel Tek Ricki Amades, S.E., yang diwakili Kasitahwildirga Lanud Iswahjudi Letkol Adm M. Teguh, S.E., menjelaskan bahwa karakteristik geografis Indonesia, khususnya Jawa Timur menuntut personel TNI Angkatan Udara, khususnya Lanud Iswahjudi untuk siap sedia menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi, di mana kecepatan dan ketepatan dalam memberikan bantuan. Salah satu hal sederhana namun berdampak, menurutnya adalah keberadaan tenda dan MCK darurat menjadi hal penting dalam membantu masyarakat apabila terjadi bencana alam atau keadaan darurat lainnya. “Tenda untuk tempat tinggal darurat dan MCK sebagai fasilitas sanitasi dasar dapat digunakan untuk keperluan membersihkan diri,” jelasnya. Untuk itu, lanjutnya, selama dua hari pelatihan diharapkan seluruh peserta yang terdiri dari personel Lanud Iswahjudi, Insub, dan Pramuka Saka Dirgantara Lanud Iswahjudi dapat mengikuti dengan penuh rasa tanggung jawab memahami materi yang disampaikan oleh staf Sathanlan Lanud Iswahjudi, dan jangan ragu untuk bertanya karena materi yang disampaikan sangaterguna untuk bekal masa depan dan bermanfaat bagi banyak orang

2 min 2 minggu