0 1 min 3 bulan

 

Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, M.S., M.Han., menghadiri Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Laiklambangja Tahun 2026 di GSG Suharnoko Harbani, Mabesau, Jakarta. Kamis (19/2/2026).

Saat membuka Rakornis ini, Wakasau Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., menegaskan keselamatan terbang dan kerja bukan sekedar program, melainkan budaya sekaligus marwah profesonalisme prajurit TNI Angkatan Udara.

“Bukan hanya sebagai pemenuhan regulasi atau administrasi, tetapi budaya Keselamatan tebang dan kerja harus menjadi hawa, nafas, dan marwah seluruh insan TNI Angkatan Udara,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Wakasau menyampaikan apresiasi Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., kepada seluruh jajaran atas keberhasilan mempertahankan zero accident.

Dalam rapat yang bertemakan “Semangat Menumbuhkan Generative Safety Culture Menghadapi Modernisasi Alpalhankam Dalam Rangka Mewujudkan TNI AU Yang AMPUH”, Wakasau meresmikan peluncuran ban lengan safety yang diberlakukan di seluruh jajaran TNI AU. Ada tiga jenis ban lengan safety, yaitu duty safety, patroli safety, dan safety supervisor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latih Kesiapsiagaan dan Tingkatkan Keterampilan, Lanud Iswahjudi Gelar Pelatihan Pendirian Tenda dan MCK Darurat Melatih kesiapsiagaan dan meningkatkan keterampilan personel, Lanud Iswahjudi menggelar pelatihan pendirian tenda dan pembuatan tempat Mandi, Cuci, Kakus (MCK) darurat di Kantor Dinas Teritorial Lanud Iswahjudi, Madiun. Kamis (21/5/2026). Pada kesempatan ini, Kadister Lanud Iswahjudi Kolonel Tek Ricki Amades, S.E., yang diwakili Kasitahwildirga Lanud Iswahjudi Letkol Adm M. Teguh, S.E., menjelaskan bahwa karakteristik geografis Indonesia, khususnya Jawa Timur menuntut personel TNI Angkatan Udara, khususnya Lanud Iswahjudi untuk siap sedia menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi, di mana kecepatan dan ketepatan dalam memberikan bantuan. Salah satu hal sederhana namun berdampak, menurutnya adalah keberadaan tenda dan MCK darurat menjadi hal penting dalam membantu masyarakat apabila terjadi bencana alam atau keadaan darurat lainnya. “Tenda untuk tempat tinggal darurat dan MCK sebagai fasilitas sanitasi dasar dapat digunakan untuk keperluan membersihkan diri,” jelasnya. Untuk itu, lanjutnya, selama dua hari pelatihan diharapkan seluruh peserta yang terdiri dari personel Lanud Iswahjudi, Insub, dan Pramuka Saka Dirgantara Lanud Iswahjudi dapat mengikuti dengan penuh rasa tanggung jawab memahami materi yang disampaikan oleh staf Sathanlan Lanud Iswahjudi, dan jangan ragu untuk bertanya karena materi yang disampaikan sangaterguna untuk bekal masa depan dan bermanfaat bagi banyak orang

2 min 2 minggu