0 2 min 3 bulan

Membentuk personel yang tanggap bencana alam, Lanud Iswahjudi menggelar Pelatihan Search and Rescue (SAR) di Aula Kantor Dinas Teritorial (Dister) Lanud Iswahjudi, Madiun. Kamis (12/2/2026).

Mewakili Kadister Lanud Iswahjudi Kolonel Tek Ricki Amades, S.E., Kasibakti TNI AU Lanud Iswahjudi Letkol Kum Tri Yuniarti, S.H., mengatakan bahwa pelatihan ini diadakan untuk membekali peserta pelatihan dengan keterampilan dalam menghadapi situasi darurat dan memberikan respon cepat yang dapat menyelamatkan banyak jiwa.

Hal ini disampaikan dan dilatihkan karena diberbagai wilayah di Indonesia, termasuk Karesidenan Madiun berpotensi terjadinya bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi, maupun cuaca ekstrem. “Bencana alam datang tanpa peringatan, untuk menghadapi kondisi tersebut penting bagi kita semua dilatih untuk tanggap dalam situasi tersebut,” ujarnya.

Selama dua hari pelatihan, lanjutnya, peserta yang terdiri dari personel Lanud Iswahjudi, jajaran Grup 3 Tempur, Depohar 20, 60, dan 80, serta pelajar SMK Negeri 1 Bendo mendapatkan teori dan praktik dari Batalyon Parako 471 Pasgat Madiun.

Pada praktik lapangan, para peserta melakukan simulasi evakuasi korban, pencarian di medan, dan menggunakan berbagai peralatan untuk mempercepat penyelamatan korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latih Kesiapsiagaan dan Tingkatkan Keterampilan, Lanud Iswahjudi Gelar Pelatihan Pendirian Tenda dan MCK Darurat Melatih kesiapsiagaan dan meningkatkan keterampilan personel, Lanud Iswahjudi menggelar pelatihan pendirian tenda dan pembuatan tempat Mandi, Cuci, Kakus (MCK) darurat di Kantor Dinas Teritorial Lanud Iswahjudi, Madiun. Kamis (21/5/2026). Pada kesempatan ini, Kadister Lanud Iswahjudi Kolonel Tek Ricki Amades, S.E., yang diwakili Kasitahwildirga Lanud Iswahjudi Letkol Adm M. Teguh, S.E., menjelaskan bahwa karakteristik geografis Indonesia, khususnya Jawa Timur menuntut personel TNI Angkatan Udara, khususnya Lanud Iswahjudi untuk siap sedia menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi, di mana kecepatan dan ketepatan dalam memberikan bantuan. Salah satu hal sederhana namun berdampak, menurutnya adalah keberadaan tenda dan MCK darurat menjadi hal penting dalam membantu masyarakat apabila terjadi bencana alam atau keadaan darurat lainnya. “Tenda untuk tempat tinggal darurat dan MCK sebagai fasilitas sanitasi dasar dapat digunakan untuk keperluan membersihkan diri,” jelasnya. Untuk itu, lanjutnya, selama dua hari pelatihan diharapkan seluruh peserta yang terdiri dari personel Lanud Iswahjudi, Insub, dan Pramuka Saka Dirgantara Lanud Iswahjudi dapat mengikuti dengan penuh rasa tanggung jawab memahami materi yang disampaikan oleh staf Sathanlan Lanud Iswahjudi, dan jangan ragu untuk bertanya karena materi yang disampaikan sangaterguna untuk bekal masa depan dan bermanfaat bagi banyak orang

2 min 2 minggu